Showing posts with label Uneg-uneg. Show all posts
Showing posts with label Uneg-uneg. Show all posts

Tuesday, February 17, 2026

MEGENGAN

 


Kue khas jawa yang ada di gambar itu sering kali kita temui saat menyambut ramadhan, iya tepatnya saat acara megengan😀.

Apa itu megengan? itu bukan kata yang berasal dari arab, bahkan itu juga bukan budaya arab, megengan adalah sebuah ke arifan lokal dari jawa, yaitu sebuah acara makan-makan untuk menyambut bulan puasa, megengan berasal dari kata megeng alias menahan, karena isinya adalah acara makan-makan kue itu adalah salah satu kue yang wajib ada, mestipun dulu bentuknya tidak seperti itu.

Kue itu bernama APEM konon katanya berasal dari kata afwun alias ampun alias permohonan maaf alias mengakui kesalahan. megengan sendiri dulunya adalah persiapan saat malam hari ketika besoknya puasa, tujuannya dulu adalah berbagi mungkin ada tetangga yang tidak mampu atau tidak punya makanan untuk sahur, jadi di hari pertama setidaknya ada yang mereka makan untuk sahur.

Puasa sendiri bukan hal yang asing bagi orang jawa, sebelum agama-agama dari luar masuk, orang jawa sudah terbiasa dengan puasa, ragamnya juga sangat banyak, bukan sekedar menahan makan dan minum di siang hari, oleh sebab itu ketika islam masuk ke indonesia puasa juga di terima dengan baik.

Mohon maaf ya, saya ada keperluan, lain hari kita sambung lagi tulisannya.

Monday, February 16, 2026

Konon Katanya

 Konon katanya loh ya, bangsa Indonesia itu menurut ahli antropologi adalah bangsa austronesia yang sekitar 4000 hingga 3000 tahun yang lalu bermigrasi dari Taiwan dan Filipina ke Indonesia.

Artinya apa? sekarang tahun 2026 kita ambil saja tahun terlama menurut ahli antropologi yaitu 4000 tahun yang lalu, artinya Indonesia itu baru dihuni sekitar tahun 2000 SM (sebelum masehi) jadi sebelum itu Indonesia tidak ada penghuninya.

Apakah itu masuk akal? ataukah itu hanya akal-akalan untuk mengerdilkan bangsa ini?

Ok, coba kita telusuri, jika itu benar artinya tidak ada catatan sejarah bangsa Indonesia sebelum tahun 2000SM, tapi kenyataannya sejarah mencatat bahwa orang mesir di tahun 5000SM sudah melakukan perdagangan dengan Indonesia, apa komoditas yang diperdagangkan? yaitu yang paling terkenal adalah kapur barus, yang ada di daerah Sumatera sekarang, yaitu daerah barus.

Sampai sini sudah paham? artinya mereka yang di sebut sebagai ahli Antropologi itu, yang bergelar profesor doktor, baik dari Universitas negeri atau swasta, tidak benar-benar mencari kebenaran, melainkan hanya menghafalkan apa yang di ajarkan.

Saya bisa memberikan seribu fakta bahwa jauh sebelum budaya sumeria itu di anggap maju, Nusantara ini sudah jauh lebih maju,tetapi karena letak geografis Nusantara ini yang berada di lingkaran gunung berapi yang sering terjadi bencana, maka sering kali manusia-manusia yang berada di bumi nusantara ini bermigrasi untuk menyelamatkan diri.

Saya menantang para ahli Antropologi baik dari UGM, UI, UNAIR atau dari mana pun Universitasnya, yang masih menyakini bahwa bangsa Indonesia ini berasal dari austronesia yang bermigrasi 4000 tahun yang lalu, untuk menjelaskan jika itu memang benar, lalu bagaimana dalam waktu tersebut di nusantara ini bisa ada 718 bahasa daerah, apakah semudah itu dalam waktu 4000 tahun, 1 bahasa bisa terpecah menjadi 718 bahasa daerah di Nusantara ini?

Sementara ini dulu yang saya bisa tulis, kenapa? pertama kalau nulis banyak-banyak saya capek, kedua kalau di tulis semua pasti membutuhkan waktu yang lama, dan jika semua sudah di tulis lalu besok saya mau nulis apa coba, hehehe


Sunday, February 15, 2026

Ironis sekaligus miris



Ini sebenarnya buka sebuah artikel yang penting, isinya hanya sebagian keluh kesah saya.

Baik kita mulai ya, saya sangat sedih ketika anak-anak negeri, para pribumi yang bergelar peneliti, doktor atau bahkan profesor, yang kadang menurut saya ngomong tanpa berfikir dulu.

Saya ambil contoh sesuatu yang sederhana saja, sudah menjadi pengetahuan umum, banyak sekali jenis flora dan fauna yang diklaim berasal dari negara lain, baik dari negara-negara di afrika, eropa, amerika dan bahkan dari negara yang ada di asia sendiri, bahkan menurut cerita mitos, gunung yang ada di jawa juga di import dari india, lalu apa mereka pikir dulu nusantara ini hanya berbentuk tanah lapang, tanpa tumbuhan, tanpa hewan, bahkan tanpa gunung.

Pelurusan sejarah ini seharusnya menjadi konsen para petinggi dan akademisi seluruh negeri, tapi yang terjadi para petinggi sibuk rebutan jabatan dalam dunia politik, para akademisi rebutan siapa yang paling pintar, coba pikirkan buat apa itu? hidup hanya sekali dan sangat singkat, apa yang sudah kita wariskan untuk generasi penerus bangsa ini.

Semoga sedikit tulisan ini menjadi renugan bersama bagi kita, jayalah selalu nusantara ku.

Privacy Policy Kalender Jawa Kuno

  Privacy Policy: Kalender Jawa Kuno Terakhir Diperbarui: 21 Februari 2026 1. Pendahuluan Kami menghormati privasi Anda. Kebijakan Privasi...